Gresik, 30 September 2026 — Ada yang berbeda di SMK Negeri 1 Cerme Gresik pada 28–30 September 2026. Sebanyak 123 siswa dari kompetensi Kimia Analisis dan Kimia Industri mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi yang dilaksanakan bersama Lembaga Sertifikasi Profesi Industri Pupuk Indonesia (LSP IPI).
Bagi para siswa, kegiatan ini bukan sekadar mengikuti ujian. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan kompetensi yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di SMK sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi proses asesmen yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Lulusan SMK dituntut tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan. Inilah yang menjadi salah satu nilai penting dari sertifikasi kompetensi.
Melalui proses asesmen, siswa mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya.
Untuk siswa Kimia Analisis, kompetensi yang dimiliki berkaitan erat dengan aktivitas laboratorium, analisis dan pengujian, penggunaan peralatan laboratorium, penerapan prosedur kerja, serta keselamatan dan kesehatan kerja.
Sementara bagi siswa Kimia Industri, kompetensi diarahkan pada kemampuan yang berkaitan dengan proses industri kimia, pengoperasian peralatan, pengendalian proses, penerapan prosedur kerja, serta aspek K3 di lingkungan industri.
Dengan demikian, sertifikasi kompetensi menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan kompetensi yang dipelajari di sekolah dengan tuntutan kompetensi di dunia industri.
Sertifikat kompetensi bukan hanya dokumen tambahan setelah siswa lulus. Lebih dari itu, sertifikasi menjadi bukti bahwa seseorang telah melalui proses asesmen terhadap kompetensi yang dimilikinya.
Pengalaman mengikuti sertifikasi sejak masih menjadi siswa juga dapat menjadi bekal positif ketika mereka nantinya melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Bagi dunia industri, keberadaan tenaga kerja yang telah memiliki kompetensi dan bukti sertifikasi menjadi salah satu bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan siap bekerja.
Sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi yang berfokus pada kompetensi yang relevan dengan industri pupuk dan sektor industri terkait, LSP IPI terus membuka ruang kolaborasi dengan satuan pendidikan vokasi.
Kolaborasi dengan SMK menjadi bagian penting dalam membangun link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Sekolah menyiapkan generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan, sementara lembaga sertifikasi memberikan proses asesmen untuk memastikan kompetensi tersebut dapat dibuktikan sesuai standar yang ditetapkan.
Pelaksanaan uji kompetensi di SMK Negeri 1 Cerme Gresik menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sinergi tersebut dapat diwujudkan.
Selama tiga hari pelaksanaan, para siswa mengikuti proses asesmen dengan penuh semangat. Bagi sebagian peserta, inilah pengalaman pertama mereka mengikuti sertifikasi kompetensi secara langsung.
Sebanyak 123 siswa Kimia Analisis dan Kimia Industri kini mendapatkan pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat dunia sertifikasi dan tuntutan kompetensi di dunia kerja.
LSP IPI berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia industri yang semakin kompetitif.
Karena kompetensi bukan hanya untuk dipelajari, tetapi harus dibuktikan.
Melalui sertifikasi kompetensi, LSP IPI hadir bersama SMK untuk menyiapkan generasi muda yang Kompeten, Independen, dan Amanah.
LSP IPI — Sertifikasi Kompetensi untuk SDM Indonesia yang Siap Industri.
Dokumentasi Kegiatan