Lhokseumawe – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Industri Pupuk Indonesia (LSP IPI) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi pada tanggal 8 hingga 11 September 2025 bertempat di fasilitas diklat PT PIM, Lhokseumawe, Aceh.
Kegiatan ini diikuti oleh karyawan yang bertugas di bidang laboratorium dengan skema Analisis Kimia Industri. Skema ini meliputi sembilan unit kompetensi, yaitu:
Melaksanakan Pekerjaan di Laboratorium Berdasarkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Mengambil Sampel Uji (Sub-Sampling) dari Sampel Lapangan.
Menyiapkan Sampel untuk Analisis Kimia.
Mengarsipkan Sampel.
Menyajikan Data Analisis Kimia.
Melaksanakan Analisis Titrimetri Konvensional Mengikuti Prosedur.
Melaksanakan Analisis Gravimetri Konvensional Mengikuti Prosedur.
Melaksanakan Analisis Organoleptik Mengikuti Prosedur.
Mengoordinasikan Good Laboratory Practices (GLP).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme tenaga laboratorium, sekaligus memastikan bahwa setiap analis kimia di lingkungan PT PIM memiliki standar keahlian sesuai SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia).
Pelatihan berlangsung dengan metode pembekalan materi, praktik laboratorium, serta simulasi uji kompetensi. Sementara proses sertifikasi dilakukan melalui uji teori, wawancara, serta uji praktik langsung di bawah pengawasan asesor kompetensi dari LSP IPI.
Manajemen PT Pupuk Iskandar Muda menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari peningkatan mutu SDM perusahaan. Dengan adanya sertifikasi kompetensi, diharapkan tenaga laboratorium tidak hanya terampil dalam pengujian sampel, tetapi juga mampu menerapkan prinsip K3 dan Good Laboratory Practices (GLP) secara konsisten.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan daya saing industri pupuk nasional, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan tenaga kerja industri yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Dokumentasi Kegiatan